Belajar Server Cloud & Virtualization Bersama ID-Networkers | Day 6

Day 6.. Melanjutkan tulisan kemarin tentang Pengenalan Openstack. Pada hari keenam ini kita akan mempelajari tantang instalasi openstack dengan menggunakan tool bernama devstack. Devstack ini memungkinkan kita menginstall modul dasar di  openstack secara sekaligus. namun devstack hanya mendukung beberapa sistem operasi yaitu Ubuntu 14.04/16.04, Fedora 23/24, CentOS/RHEL 7, Debian dan OpenSUSE. Let’s go

Instalasi openstack menggunakan devstack

Dalam instalasi yang dilakukan ini saya menggunakan virtualisasi dengan virtual box dan menggunakan sistem operasi ubuntu server versi 14.04. untuk hardware disarankan menggunakan RAM minimal 8GB dan Harddisk dengan kapasitas minimal 40GB. Oke langsung saja kita mulai

Sebelum memulai installasi alangkah baiknya jika kita mengkonfigurasi IP Address di ubuntu dengan ip static. Hal ini dilakukan agar pada saat proses development ip kita tidak berubah – rubah jika terjadi perubahan pada jaringan yang digunakan.

root@ubuntu:~#nano /etc/network/interfaces

kemudian ubah seperti berikut :

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
        address 10.10.10.1
        netmask 255.255.255.0
        gateway 10.10.10.2
        dns-nameserver 8.8.8.8

Kemudian restart network dengan sintaks berikut :

root@ubuntu:~#/etc/init.d/networking restart

Lalu buat user baru untuk menampung openstack. kita beri nama user stack saja.

root@ubuntu:~#adduser stack

Setelah itu kita harus menginstall git karena installer devstack nantinya akan kita clone dari github. Ketikkan perintah sebagai berikut :

root@ubuntu:~#sudo apt-get install git

setelah git terinstall, langkah selanjutnya adalah mengclone package devstack yang berada di github dengan sintaks berikut :

root@ubuntu:~#git clone http://github.com/openstack-dev/devstack

Tunggu hingga clone selesai lalu tambahkan hak akses kepada user yang baru kita buat dengan sintaks berikut :

root@ubuntu:~#devstack/tools/create-stack-user.sh; su stack

setelah itu masuk ke direktori user stack lalu clone devstack lagi

root@ubuntu:~#cd /home/stack/

git clone http://github.com/openstack-dev/devstack

setelah selesai masuk kedalam user stack lalu tambahkan file local.conf

root@ubuntu:~#su stack

stack@ubuntu:~#cd devstack/
stack@ubuntu:~/devstack$ nano local.conf
Kemudian masukkan konfigurasi berikut
[[local|localrc]]
ADMIN_PASSWORD=secret
DATABASE_PASSWORD=$ADMIN_PASSWORD
RABBIT_PASSWORD=$ADMIN_PASSWORD
SERVICE_PASSWORD=$ADMIN_PASSWORD
lalu eksekusi perintah berikut untuk screening pada saat installasi
screen -dmS devstack
screen -x devstack
setelah itu masuk ke user stack lagi lalu masuk ke direktori devstack
root@ubuntu:/home/hastomo# su stack
stack@ubuntu:/home/hastomo$ cd /home/stack/devstack/
Setelah berhasil masuk lakukan installasi dengan sintaks berikut
./stack.sh
Sedikit catatan proses instalasi ini memerlukan koneksi internet dengan koneksi yang stabil karena proses instalasi dilakukan dengan mengunduh modul – modul dari openstack. Tunggu proses instalasi sampai muncul tampilan seperti berikut :
openstack-2
setelah itu coba masuk ke dashboard openstack melalui browser dengan ip address yang digunakakn oleh openstack dengan menggunakan https://
openstack
Note :
Jika proses instalasi gagal, instalasi dapat diulang dengan terlebih dahulu membersihkan sisa – sisa instalasi yang gagal dengan perintah
./clean.sh
lalu install kembali dengan perintah
./stack.sh
Referensi :

Widi Hastomo

Hai, Nama saya Widi Hastomo. Saya adalah seorang software enginer yang punya passion di bidang web development. Saya sudah berada di dunia web development sejak tahun 2014 dan saat ini berdomisili di semarang, Jawa Tengah.

Belajar Server Cloud & Virtualization Bersama ID-Networkers | Day 6

Tagged on: